Pink Arrow, Bow Tie Hearts Blinking, Letter E

Rabu, 20 Maret 2019

A. Prinsip Kerajinan Bahan Limbah Keras

A. Prinsip Kerajinan Bahan Limbah Keras  

Pengolahan limbah keras maupun organik memiliki prinsip yang sama yaitu dengan sistem 3R yaitu reduce, reuse, dan recycle. Bacalah kembali bagian terdahulu agar dapat memahaminya kembali. Upaya melakukan recycle (mendaur ulang limbah keras menjadi karya kerajinan tangan) berarti sudah dapat mengatasi masalah lingkungan yang mengganggu kehidupan. Reduce, reuse, dan recycle dalam proses pembuatan produk kerajinan harus selalu dijalankan. Tindakan dapat meminimalisir sampah yang dihasilkan dalam proses produksi kerajinan.
Penggunaan bahan limbah keras untuk dirancang menjadi sebuah  produk kerajinan tidaklah mudah. Kita harus memiliki motivasi yang besar  dalam proses kreatif dan mengatasi masalah limbah di lingkungan, sehingga    tidak sulit untuk melahirkan rancangan yang besar.  Kita perlu mengetahui dan memahami prinsip dasar yang membangun kesadaran bahwa mend esain bahan limbah keras merupakan proses menata ulang kebermanfaatan dari sebuah produk yang telah hilang nilai gunanya. Seperti yang telah d iuraikan pada bab terdahulu bahwa seharusnya sebuah rancangan  bersifat berkelanjutan (sustainable design), tidak hanya cukup secara ekonomi saja, tetapi harus mengintegrasikan isu-isu lingkungan, sosial, dan budaya ke dalam produk. Hal tersebut agar desain lebih dapat bertanggung jawab dalam menjawab tantangan dalam masyarakat global. Begitu juga seorang desainer produk harus memahami pentingnya pe mahaman ini.
Proses kreatif akan ditemukan saat seseorang telah memperoleh daya serap, imajinasi melalui pengetahuan terhadap materi bahan, alat dan proses yang akan ditekuninya. Pengetahuan bahan limbah keras, penggunaan alat dan kemampuan keteknikan dalam bertukang akan melahirkansebuah proses kreatif itu sendiri. Jadi, kreativitas harus diupayakan tercipta dengan banyak langkah. Setelah kreativitas muncul maka akan melahirkan produk.

Prinsip-prinsip ini dikenal dengan nama 3R, yaitu:
1. Mengurangi (Reduce) Meminimalisir barang atau material yang kita pergunakan. Semakin banyak kita menggunakan material, semakin banyak sampah yang dihasilkan.
2.  Menggunakan kembali (Reuse) Pilihlah barang-barang yang bisa dipakai kembali. Hindari pemakaian barang-barang yang sekali pakai, lalu buang.
3.   Mendaur ulang (Recycle) Barang-barang yang sudah tidak berguna didaur ulang lagi. Tidak semua barang bisa didaur ulang, tetapi saat ini sudah banyak industri kecil dan industri rumah tangga yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain contohnya kerajinan.

Upaya melaksanakan mendaur ulang limbah (Recycle) menjadi karya kerajinan tangan, berarti sudah dapat mengatasi masalah lingkungan yang mengganggu kehidupan. Selain itu dapat pula dimanfaatkan sebagai wadah penyaluran hobi keterampilan, kreatifitas, dan menumbuhkan jiwa wirausaha.

sumber : http://syafeiski.blogspot.com/2018/01/prinsip-kerajinan-bahan-limbah-keras.html
Prakarya / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-- . Edisi Revisi Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017.

Rabu, 13 Februari 2019

KERAJINAN PLASTISIN



NAMA KELOMPOK :
  1. ABEL LAILA NEVI AZZAHRA (01)
  2. AHMAD NUR FAIZ (02)
  3. ERIKA ANGELINA SALMAN (13)
  4. NATHANIA CRISAN BELVA ELVARETTA (19)
  5. VINCENT BAGAS PUTRA RUSNIAWAN (23)



"DREAM HOUSE"



Alat dan Bahan :
Hasil gambar untuk gambar tusuk gigi



TUSUK GIGI 







  PLASTISIN
Hasil gambar untuk plastisin










KARTON
Hasil gambar untuk karton














Hasil gambar untuk penggaris




PENGGARIS
Hasil gambar untuk pensil









PENSIL








GUNTING
Hasil gambar untuk gunting


















Cara Membuat :








Hasil : 



Rabu, 23 Januari 2019

DESAIN KERAJINAN PLASTISIN

Contoh Desain Kerajinan dari Plastisin 

Hasil gambar untuk kerajinan dari plastisin

https://www.google.com/search?q=kerajinan+dari+plastisin&safe=strict&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwi5rrfTnYXgAhUaTI8KHeDWDPQQ_AUIDigB&biw=1600&bih=789#imgrc=_HvUjF_jB5pxjM:

Rabu, 16 Januari 2019

B. JENIS DAN KARAKTERISITK KERAJINAN BAHAN LUNAK


1. BAHAN LUNAK BAUATAN
Bahan lunak alam adalah bahan lunak untuk karya kerajinan yang diperoleh dari alam sekitar dan cara pengolahannya juga secara alami tidak dicampur maupun dikombinasi dengan bahan buatan. contohnya, tanah liat, kulit, getah nyatu, bubur tisu, dan flour clay.
    a. tanah liat

  • memiliki warna yang beragam, tetapi semuanya merupakan warna natural tanah 
  • tanah liat stoneware memiliki daya bakar hingga 1300 derajat celcius sedangkan earthenware hanya 900 derajat celcius
  • tanah liat mudah hancur
  • campuran tanah liat adalah air
  • pewarnaan tanah liat dapat dilakukan dengan glasir
https://id.images.search.yahoo.com/yhs/search;_ylt=AwrwXxQQ0T9c7m0ACx73RQx.;_ylu=X3oDMTB0N2poMXRwBGNvbG8Dc2czBHBvcwMxBHZ0aWQDBHNlYwNwaXZz?p=contoh+bahan+lunak+alam&type=36ds_7007_CHW_ID&hspart=iba&hsimp=yhs-1&ei=UTF-8&fr=yhs-iba-1#id=46&iurl=https%3A%2F%2F1.bp.blogspot.com%2F-btjnb3bd5X8%2FU_G8jERtGjI%2FAAAAAAAAAs4%2Fg_fWjGr_tSA%2Fs1600%2Fmvc-001f52.jpg&action=click

    b. kulit 
  • kulit berasal dari kulit hewan yang sudah tersamak sehingga mudah dibentuk
  • kulit ada yang berwarna hitam, putih, cokelat ataupun krem
  • kulit alami ytang terbakar akan berbau sate
  • kulit tidak tahan air, maka jika kulit terkena air akan merusak struktur kulit 
    c. getah nyatu 
  • detah nyatu bersala dari pohon nyatu yang berwarna putih
  • jika ingin dibentuk, getah harus dimasak terlebih dahulu agar lunak dan elastis
  • jika dipanaskan akan melunak, tetapi lama kelamaan akan mengeras 
    d. flour clay 
  • flour clay berasal dari adonan tepung yang dilumat hingga kalis dan mudah dibentuk
  • flour clay dicampur dengan air
  • kerajinan ini tidak tahan air, karena jika terkena air akan mudah rusak
  • pewarnaan dapat dilakukan dengan pewarna makanan atau sintetis


https://id.images.search.yahoo.com/yhs/search;_ylt=AwrwXxQQ0T9c7m0ACx73RQx.;_ylu=X3oDMTB0N2poMXRwBGNvbG8Dc2czBHBvcwMxBHZ0aWQDBHNlYwNwaXZz?p=contoh+bahan+lunak+alam&type=36ds_7007_CHW_ID&hspart=iba&hsimp=yhs-1&ei=UTF-8&fr=yhs-iba-1#id=46&iurl=https%3A%2F%2F1.bp.blogspot.com%2F-btjnb3bd5X8%2FU_G8jERtGjI%2FAAAAAAAAAs4%2Fg_fWjGr_tSA%2Fs1600%2Fmvc-001f52.jpg&action=click


2. BAHAN LUNAK BUATAN 
bahan lunak buatan adalah bahan karya kerajinan yang diolah dan dicampur dengan zat kimia tertentu sehingga menjadi lunak, lembut, empuk, dan mudah dibentuk. bahan-bahan yang digunakan adalah polymer clay, gips, fiberglass, lilin, sabun, dan parafin.
    a. polymer clay dan plastisin 

  • polymer clay dan plastisin memiliki ciri-ciri yang serupa, memiliki aneka warna yang cerah, dan berstruktur lunak
  • yang membedakan, polymer clay tidak mengandung minyak, sedangkan plastisin mengandung minyak
  • pada pengeringan polymer clay dapat mengeras, sedangkan palstisin tetap pada keadaan semula
    b. fiberglass
  • fiberglass memiliki struktur cair, dan jika mengering akan mengeras
  • dapat dibentuk ketika mengeras
  • dapat dibuat dengan cara dicetak
  • campuran fiberglass adalah katalis 
  • pewarnaan dapat dilakukan saat masih keadaan cair maupun saat bahan mengering
  • fiberglass tahan lama dan kuat. wujudnya bening.
https://id.images.search.yahoo.com/yhs/search;_ylt=AwrwXxQF2D9cowYAQvv3RQx.;_ylu=X3oDMTB0N2poMXRwBGNvbG8Dc2czBHBvcwMxBHZ0aWQDBHNlYwNwaXZz?p=gam%2Cbar+fiberglass&type=36ds_7007_CHW_ID&hspart=iba&hsimp=yhs-1&ei=UTF-8&fr=yhs-iba-1#id=22&iurl=https%3A%2F%2Fsc02.alicdn.com%2Fkf%2FHTB1WwmFMVXXXXayXpXXq6xXFXXXM%2FAluminum-foil-fiberglass-cloth-as-container-liner.jpg&action=click

    c. lilin dan parafin 
  • lilin dan parafin berwujud padat, namun jika dipanaskan akan mencair
  • pengolahan dilakukan dengan cara dicetak/cor
  • pewarnaan dilakukan saat lilin mencair
  • lilin atau parafin dapat dicampur dengan aroma pewangi tertentu
  • lelehan lilin atau parafin yang terbuang dapat dipanaskan dan dicetak kembali
    d. gips 
  • wujudnya adalah bubuk
  • pewarnaan gips biasanya setelah produk jadi 
  • gips mudah pecah 
    e. sabun 
  • sabun berwujud padat sehingga dapat langsung diukir
  • sabun dapat diparut/dihaluskan dan dibentuk seperti flour clay
  • sabun yang didiamkan akan mengeras
  • pewarnaan sabun dilakukan dengan mempertahankan warna sabun atau dapat pula ditambahn biang warna saat sabun dibuat adonan 
A. PRINSIP KERAJINAN BAHAN LUNAK

     Masuknya teknologi dalam bentuk memanfaatkan bahan, terutama bahan lunak buatan, merupakan sesuatu yang baru dan tidak mudah untuk diterapkan. perubahan-perubahan yang terjadi semua karena adanya permintaan pasar. pada praktiknya kerajinan dibuat dengan mempertimbangkan wilayah kerja dengan beberapa prinsip berikut.
1. Keterampilan tangan
    meskipun diproduksi banyak, produk kerajinan masih tetap mengandalkan tangan. sementara itu,
industri bertumpu pada kekuatan mesin. inilah yang membedakan kerajinan tangan dan kerajinan industri 
2. Keterampilan teknik 
    pembuatan benda-benda kerajinan dilakukan secara berulang-ulang dan didasari oleh keterampilan teknik/keprigelan. sehingga produk yang dihasilkan sudah tentu memiliki kekhasan tangan yang nampak.
3. Kedaerahan/tradisional
    kerajinan merupakan benda-benda yang mempunyai nilai guna praktis, bersifat universal, dibuat dengan keterampilan teknik tangan namun masih dipengaruhi oleh adat istiadat setempat.

     Kerajinan dari bahan lunak merupakan produk kerajinan yang menggunakan bahan dasar bersifat lunak yaitu lentur, lembut, empuk, mudah dibentuk. prinsipnya memiliki kecenderungan yaitu sengaja dibuat orang secara khusus dan mempertimbangkan aspek pemadunnya. secara umum jenis karya ini dapat dipilah menurut manfaatnya, sebagai berikut. 
1. Kelengkapan busana 
    produk kerajinan bahan lunak dapat dibuat dengan mempertimbangkan produk tersebut dapat mempercantik diri dalam menggunakan busananya. contohnya seperti gelang, kalung, bros, dan cincin,
2. Kelengkapan suatu benda
    kerajinan bahan lunak digunakan untuk kelengakapan suatu benda. contohnya, kotak tisu yang dilengkapi dengan hiasan keramik pada bagian muka
3. Kelengkapan rumah/bangunan 
produk kerajinan dapat dijadikan sebagai pelengkap rumah/bangunan tertentu. contohnya, air mancur berbentuk kodok yang diletakkan di taman rumah. 

Rabu, 09 Januari 2019

1. apa yang dimaksud dengan kerajinan?
Kerajinan adalah hal yang berkaitan dengan buatan tangan atau kegiatan yang berkaitan dengan barang yang dihasilkan melalui keterampilan tangan (kerajinan tangan).https://brainly.co.id/tugas/360960

2. bahan-bahan yang dapat dimanfaatkan untuk kerajinan

  • rotan
  • stik es krim
  • koran bekas
  • botol bekas
  • benang rajut 
  • kain perca
  • tusuk sate
3. jenis-jenis kerajinan dan bahan-bahan pembuatnya
  • tas/dompet rajut bahan pembuatnya adalah benang rajut
  • figura bahan pembuatnya adalah kardus
  • tempat pensil bahan pembuatnya adalah stik es krim
  • pot bahan pembuatnya adalah botol bekas
  • vas bunga, mangkok,dan gelas bahan pembuatnya adalah tanah liat
  • meja dan kursi bahan pembuatnya adalah kayu jati
  • keset bahan pembuatnya adalah kain perca
4. desain kerajinan dan bahan pembuatnya 
Hasil gambar untuk gambar dompet rajuthttps://www.google.com/search?q=gambar+dompet+rajut&safe=strict&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwjfqP6QiOLfAhXG62EKHQ9wCJkQ_AUIDigB&biw=1600&bih=789#imgrc=g2wD_ejI6TmAYM:

Kamis, 06 September 2018

Cara Membuat Bakwan


Nama Kelompok :
  • Arlyn Amanda Febriana /05
  • Chandra Wahyu Ramadhan /09
  • Dhinda Seftiariny Sadino /10
  • Erika Angelina Salman /13
  • Jemima Pradipta Apituley /15
  • Latifah Rizqi Aunillah/17
  • Vincent Bagas Putra Rusniawan /23



Alat  :
  • Pisau
  • Kertas minyak
  • Wajan  
  • Telenan
  • Serok
Bahan :
  • Tepung terigu
  • Tepung maizena
  • Jagung
  • Wortel 
  • Daun bawang
  • Cabai / Saos
  • Garam / Penyedap rasa
  • Minyak goreng
  • Seledri 
  • Air
CARA MEMBUAT :

  1. Siapkan semua bahan dan alat yang diperlukan untuk membuat bakwan
  2. Sisirlah jagung menjadi biji-biji kecil.
  3. Irislah wortel dan daun bawang menjadi kecil-kecil.
  4. Campurkan tepung dengan irisan wortel, daun bawang, dan jagung.
  5. Tambahkan air kemudian aduklah hingga merata
  6. Panaskan minyak goreng secukupnya.
  7. Masukkan adonan ke dalam minyak dan tunggu sampai matang.
  8. Jika sudah selesai, kreasikan sajian bakwan sesuai selera.
  9. Bakwan siap dinikmati!